Nonversation
Written By Valerie Patkar
Penulis : Valerie Patkar
Penerbit : Bhuana Sastra
Genre : Romance, Friendship, Family Issue, Grief Acceptance (17+, π scene)
Tebal : 341 Halaman
Rate : ⭐ 4,8/5
"terkadang, ketika kita sayang sama seseorang, ada baiknya hanya kita yang tahu. supaya kita bisa menikmati sayang itu sendiri. tanpa penolakan, tanpa ada yang menjauh, tanpa ada yang sakit. semua kadang memang jauh lebih indah ketika nggak ada yang tahu perasaan kita" - hal. 165 π₯Ί❤π©Ή
⋆。‧˚Κ π About Nonversation π Ι˚‧。⋆
bercerita tentang perjalanan hati seorang dirga, theala dan trian. dirga dan theala merupakan dua orang sahabat yang sangat akrab. bak kata orang² tidak ada persahabatan laki² dan perempuan yang tidak melibatkan perasaan. begitu pula yang terjadi diantara keduanya. dirga dengan perasaannya untuk theala, namun theala tidak sebaliknya.
dirga tau bahwa theala menaruh hati kepada trian, teman dirga. demi persahabatan, ia rela memendam apa yang ia rasa dan berusaha untuk menyatukan theala dan trian meski perasaannya dipertaruhkan. tidak tau kapan dirga memiliki keberanian untuk mengatakan isi hatinya kepada theala. apakah sesegera mungkin atau bahkan ketika kehilangan sudah di depan mata?
theala juga sama, hanya saja ia tidak yakin benar bahwa perasaan mengganggu yang ada di dalam hatinya adalah perasaan sayang yang berbalut kata cinta. ia hanya menganggap dirga sebagai seorang sahabat, namun kenyamanan yang ada membuatnya terlupa bahwa mereka hanya sekedar sahabat. bagaimana bisa theala mengatakan bahwa ia suka sedangkan ia sendiri tidak tau perasaan apa yang menghampiri dadanya kala bertemu dengan dirga.
⋆。‧˚Κ π My Reaction When Reading π Ι˚‧。⋆
tiga kata buat novel ini. greget, greget dan greget. aagghhh!!!!!! bawa perasaan banget baca novel ini. emosi, sedih, kesel, salting (kalau yang ini ga bakalan ketinggalanπ€) semua deh pokoknya. aku sampai bolak balik tarik napas, nahan emosi setiap ngelihat dirga yang pura-pura kuat. dibeberapa scene aku bertanya-tanya, emang kalau suka sama seseorang harus banget korbnin diri sendiri sampai terluka? bukannya itu gak adil?
berasa pengen wakilin dirga buat sampein perasaannya depan theala (ga mau pake nama ela, soalnya nama panggilan itu cuma bole dipake dirga π) ngeliat dirga tuh kaya "ini manusia kenapa sih??? sesusah itu ya buat ngomong aku butuh kamu, sayang kamu. ily. sesusah itu? iya?" giliran diambil orang aja pundung, mana so' kuat π
kalau memang sudah yakin benar pengen relain perasaan buat kebahagiaan dunia kita, harusnya kamu kuat. bukan malah pura-pira rela dan berakhir sakit sendiri. mana ada orang yang tau tentang perasaan kamu kecuali diri kamu sendiri. kalau gak bisa obatin yang terluka, seenggaknya jangan buat dia terluka dong!!! love myself adalah hal terpenting dari apapun.
pantesan orang² bilang, "kalau suka itu ngomong". nah, dari novel ini aku belajar tentang itu. kayanya gapapa deh buat confess, ditolak atau diterima urusan belakangan, yang terpenting dia tau apa yang kita rasa. lebih baik sakit karena ditolak daripada sakit karena nyesal ga berani buat nyatain perasaan. eh, iya ga sih? ga tau juga deng, heheh π seriusan aku ga tau, tapi kalo diliat dari kisahnya dirga, kayanya gitu. menurut kalian gimana?
btw suka amay sama dirga, tapi kalau nemu modelan kaya dia di real life kayanya engga dulu ☺π sama theala dia emang baik, banget malahan, tapi sama yang lain. rasanya gak adil banget mainin perasaan perempuan lain cuma karena perasaan dia yang gak baik-baik aja. itu gak adil. really-truly-absolutely unfair. kalau trian, emn π€ oke sih, cowo yang sayang keluarga emang gentle abis. tapi kalau masih gamonin mantan, skip deh.
sebenarnya ada diposisi dirga dan trian itu memang gak enak banget. beneran gak mudah untuk jadi dirga, pun sama dengan trian. dirga harus relain perasaannya demi kebahagiaan theala. tapi disisi lain aku juga mikir, kalau apa yang dilakukan dirga juga gak bener. meskipun dia sedekat itu dengan theala, tetap aja dirga gak tau apa yang sebenarnya ada di dalam hati dan pikiran theala. dirga hanya tau apa yang disampaikan oleh theala. harusnya dia gak ambil keputusan sebelah pihak. emangnya siapa yang jamin kalau theala bakalan lebih bahagia dengan adanya keputusan dirga? buktinya engga kan?
sedangkan trian, ada di posisi dia juga sama sakitnya. dia gak jahat, cuma keadaan yang buat dia sedikit tega untuk lukain theala. trian cuma mau dibutuhkan. iya, hanya sesederhana itu. tapi sayangnya theala gak bisa kasih satu-satunya hal yang trian mau. tapi balik lagi ke theala, itu bukan salahnya. lagi-lagi ini semua adalah kesalahan keadaan.
oh ya, satu lagi. ini penting nih!!! ada satu kalimat yang aku suka banget dari novel ini. ga mau tau, kalian juga harus suka!!
π jangan lupa bahagia hari ini π
mana buku tulisnya? ayo buruan dicatet!!!!!
⋆。‧˚Κ π My Review For You (Based My Opinion) π Ι˚‧。⋆
tulisan kak valerie selalu berhasil buat aku jatuh cinta. alur novel ini sedikit lambat, tapi aku nikmati setiap moment yang ada. narasinya itu loh, rapi abis π©π selalu berhasil deskripsiin latar, atau karakter dan perasaan² setiap tokoh. nonversation bukan novel dengan plot twist yang bejibun. big no!!!! baca novel ini serasa diajak terlibat dalam alur cerita. bukan "eh ini akhirnya gimana ya?" atau "abis ini gimana ya?", bukan. bukan tentang itu!!! inilah kenapa aku bilang kalau alur novel ini lambat. pakai alur campuran juga. ada beberapa scene yang menggambarkan kilas balik ke masa lalu. tapi tenang aja, perpindahan alur ga mendadak. jadi kita ga bakalan bingung.
penokohan juga WOW banget. ga melenceng sana sini, kokoh pwoll π₯ karakter setiap tokoh itu jelas. saking jelasnya, aku sampe mikir "ini kalo ada temenku yang kaya theala, kayanya harus diajakin ke psikiater deh? manusia² silent sufferer kaya theala ini beneran ga sehat" seperti kebanyakan novel kak valerie, nonversation juga pakai sudut pandang orang pertama. pov theala, dirga dan trian. emn, penggunaan "gue" kurang pas diaku π novel ini juga banyak selipan bahasa Inggrisnya, and i like it π❤ aku suka itu. secara ga langsung aku belajar, vocab aku juga nambah.
⋆。‧˚Κ π My Fav Quotes π Ι˚‧。⋆
⋆。‧˚Κ π For My Beloved π Ι˚‧。⋆
nonversation beneran cocok buat kamu yang lagi berada di fase itu, jadi tunggu apa lagi?
aku tunggu reaksi kalian di kolom komentar ππ






.jpeg)


.jpeg)





